Gelar Rapat Internal, Kadis Kominfo Gunakan Aplikasi Zoom Meeting

Gelar Rapat Internal, Kadis Kominfo Gunakan Aplikasi Zoom Meeting

Serang – Masih dalam suasana Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah yang telah diberlakukan oleh Pemerintah Provinsi Banten bagi para aparaturnya. Pada suatu kesempatan, Kadis Kominfo Statistik dan Persandian Hj. Eneng Nurcahyati melakukan rapat internal dengan bidang Aplikasi Informatika dan Komunikasi Publik melalui aplikasi zoom meeting (sebuah aplikasi video conference). Adapun pembahasan rapat internal tersebut mengenai Banten Satu Data, Jumat (03/04/2020).


Seperti diketahui, dalam Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun  2019 bahwa untuk memperoleh Data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses, dan dibagipakaikan, diperlukan perbaikan tata kelola Data yang dihasilkan oleh pemerintah melalui penyelenggaraan Satu Data Indonesia.

Satu Data Indonesia adalah kebijakan tata kelola Data pemerintah untuk menghasilkan Data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar Instansi Pusat dan Instansi Daerah melalui pemenuhan Standar Data, Metadata, Interoperabilitas Data, dan menggunakan Kode Referensi dan Data Induk.

Selain itu, dibahas pula menegenai Big data yang terdiri dari peta, data dan kebijakan. Adapun kebijakan satu peta tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2014 tentang Jaringan Informasi Geospasial Nasional, dijelaskan bahwa informasi geospasial diperlukan di semua level pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dalam semua aspek pemerintahan secara nasional, istilah lainnya yaitu GIS (Geographic Information System).

Adapun konsep satu data Indonesia yaitu terdiri dari satu standar data (standar yang mengatur metodoloti yang meliput konsep, definisi, cakupan, klasifikasi, ukuran, satuan dan asumsi), satu metadata baku (informasi terstruktur yang berfungsi untuk menjelaskan isi dan sumber data sehingga dapat mudah untuk ditemukan, digunakan, atau dikelola kembali), interoperabilitas data (kemampuan data untuk dipertukarkan atau dibagipakaikan antarsistem yang saling berinteraksi).

Sebagai informasi, jaringan informasi geospasial nasional adalah suatu sistem penyelenggaraan pengelolaan informasi geospasial secara bersama, tertib, terukur, terintegrasi, dan berkesinambungan serta berdayaguna. Data geospasial adalah data tentang lokasi geografis, dimensi, atau ukuran karakteristik objek alam atau buatan manusia yang berada dibawah, pada, atau diatas permukaan bumi. Informasi geospasial adalah data geospasial yang sudah diolah sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu dalam perumusan kebijakan, pengambilan keputusan, pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan ruang kebumian.