Pengajian Pegawai
Sumber Gambar :Kota Serang – Upacara hari kesadaran nasional yang biasanya digelar setiap tanggal 17 pada setiap bulannya, kini diganti dengan kegiatan pengajian pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten. Gubernur Banten Dr. H. Wahidin Halim, M.Si., dalam pengajian tersebut mengawali tausyiahnya dengan menyampaikan dalam rangka bulan Ramadhan maka kegiatan (upacara) yang biasa di laksanakan di lapangan, kini dipindah kedalam Masjid Al-Bantani dan diganti dengan pengajian.
“Yang diluar ayo masuk kedalam, saya perang melawan jahiliyah zaman sekarang yaitu orang – orang yang malas yang tidak disiplin. Kita butuh orang yang rajin bukan orang yang tidak disiplin”, tegas Gubernur, di Masjid Raya Al-Bantani, KP3B, Curug - Kota Serang, Senin (20/05/2019).
Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan bahwa puasa itu juga disiplin karena puasa melahirkan sifat karakter disiplin. Terkait dengan disiplin, Gubernur juga menegaskan, bahwa bekerja adalah ibadah, gaji merupakan amanah, jabatan juga amanah.
“Kalau ibadah seseorang itu baik, maka bekerjanya juga baik”, jelas Gubernur.
Selain Gubernur, Prof. Dr. KH. Syibli Syarjaya, juga menyampaikan tausyiahnya dan mengatakan bahwa dengan berzakat maka harta seseorang akan berkembang bukan berkurang. Terdapat empat hal yang akan ditanya oleh Allah SWT antara lain (1) selama hidup umur kita dipakai untuk apa? (2) selama hidup kecantikan dan ketampanan digunakan untuk apa? (3) Ilmu yang didapat selama hidup digunakan untuk apa? (4) Harta yang diperoleh digunakan untuk apa, dan bersumber dari mana?.
Turut hadir dalam kegiatan pengajian tersebut, Wakil Gubernur Banten H. Andhika Hazrumy, S.Sos., M.AP., Pj. Sekda Dr. H. Ino S Rawita, M.Pd., para kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), para pejabat struktural, para pejabat fungsional, para staff serta para tenaga honorer dilingkungan Pemerintah Provinsi Banten.