Pimpin Rapat Soal Pertanahan, Sekda Canangkan Bank Tanah

Pimpin Rapat Soal Pertanahan, Sekda Canangkan Bank Tanah

Kota Serang - Sekretaris Daerah Banten Dr. Al-Muktabar, M.Sc., memimpin jalannya rapat koordinasi pimpinan di Bidang Pertanahan Terkait Proyek Strategis Nasional (PSN) maupun non PSN bersama Pimpinan di Bidang Pertanahan Provinsi Banten Selasa siang di aula Bappeda (17/06/19). Dalam rapat, Sekda menyatakan bahwa dalam persoalan tanah pihaknya lebih lanjut mencanangkan media Bank Tanah yang fungsinya untuk pencatatan agenda-agenda pembangunan berbasis infrastruktur yang melibatkan pembelian pembebasan lahan.


“Dalam satu kesempatan saya pernah berdiskusi dengan para pimpinan, karena banyaknya kendala mungkin kedepan konsep kita akan menghadirkan Bank tanah yang menangani aspek pembelian dan pembebasan tanah,” Kata Sekda saat membuka acara.

 Dalam rapat turut hadir Kepala Biro Infrastruktur Nana Suryana sebagai moderator jalannya rapat yang dikonsep seperti Focus Group Discussion (FGD), perwakilan Badan Pertanahan, Dirjen PUPR dan Perkim. Sekda berharap kepada para peserta rapat mampu membawa bekal catatan untuk dijadikan bahan eksekusi dan tidak memperbanyak agenda rapat lainnya.

“Saya harap kita hadirin yang ada disini mampu membawa catatan penting ketika kembali ke unit kerjanya masing-masing, bisa memberikan masukkan kepada pejabat yang bersangkutan agar produktif, sehingga tidak butuh banyak rapat langsung eksekusi saja setelah ini,” kata Sekda. 

Sekda mengakui adanya kendala terbesar dari pembangunan berbasis Infrastruktur pada saat ini ialah di bidang pertanahan. Oleh karena itu pihaknya berharap untuk tidak lagi dijadikan hambatan kedepannya. Sekda juga menambahkan soal penetapan lokasi proyek agar tidak ditunda-tunda dan dilakukan lebih professional.

“Memang saat ini hambatan terbesar dalam pembanguan infrastruktur ialah di bidang pertanahan, kedepan juga saya harap dalam penetapan lokasi jangan ditunda-tunda meminta perpanjangan waktu dengan alasan yang tidak professional,” tegasnya

 Selain pembahasan soal tanah, rapat tersebut juga membahas soal kendala-kendala proyek strategis Nasional yang sedang dan akan dilakukan kedepan diantaranya seperti pembangunan jalan Tol Serpong-Balaraja, pembangunan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran, dan pembangunan bendungan Karian.