Kunker Kementerian PAN-RB

Kunker Kementerian PAN-RB
Kunker Kementerian PAN-RB
Kunker Kementerian PAN-RB
Kunker Kementerian PAN-RB

Kota Serang – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Banten Ir. Hj. Eneng Nurcahyati didampingi para pejabat Eselon III dan Eselon IV Diskominfo, menerima kunjungan kerja (kunker) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), di Lt.2 ruang rapat Command Center Bidang TIK, KP3B – Kecamatan Curug - Kota Serang, Kamis (13/08/2020).


Dalam kunjungan tersebut, Asisten Deputi (Asdep) Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB Imam Machdi didampingi oleh tiga orang staff, menyampaikan maksud dari kunjungan kerja tesebut yaitu penyusunan kebijakan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) dalam rangka Uji Materi Rancangan Peraturan Menteri PANRB tentang Pedoman Tata Kerja Tim Koordinasi SPBE.

Disampaikan Asdep Imam Machdi, bahwa hubungan kerja tim koordinasi bersifat koordinatif dan konsultatif antara anggota tim koordinasi SPBE Nasional dengan K/L lain yang terkait. Sedangkan hubungan kerja bersifat koordinatif, konsultatif dan struktural yaitu pertama antara tim koordinasi SPBE Nasional dengan tim pelaksana, sekretariat atau kelompok kerja. Kedua antara tim koordinasi SPBE Nasional dengan tim koordinasi SPBE instansi pusat dan Pemerintah Daerah (Pemda). Tata kerja tim koordinasi SPBE yaitu tim koordinasi SPBE instansi pusat dan Pemda mengadakan rapat koordinasi paling sedikit satu kali dalam tiga bulan dan sewaktu-waktu apabila diperlukan.

Sebagai informasi, dasar hukum SPBE yaitu Peraturan Presiden nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE). Namun dalam hal ini, perlu menetapkan Permen PANRB tentang Tugas dan Tata Kerja Tim Koordinasi SPBE. Adapun rancangan Permen PANRB digunakan untuk meningkatkan keterpaduan pelaksanaan tata kelola SPBE, manajemen SPBE, audit teknologi informasi dan komunikasi, serta pemantauan dan evaluasi SPBE. Selain itu, digunakan juga sebagai pedoman oleh penyelenggara SPBE dalam pelaksanaan tugas dan tata kerja tim koordinasi SPBE dalam menerapkan SPBE secara terpadu.

Disampaikan juga, bahwa SDM merupakan hal penting terutama terkait komitmen. Karena, alat (aplikas-aplikasi) sudah tersedia, sehingga yang utama yaitu komitmen SDM-nya. Selain itu, arsitektur SPBE merupakan hal penting sebagai “jendela” yang dapat dilihat oleh semua pihak. Dalam implementasi SPBE, smart people juga menjadi faktor penting selain smart technologi, smart government, smart city, smart province. Dalam hal ini, SPBE bukan hanya dimiliki oleh Dinas Kominfo saja tetapi juga bagi OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dilingkungan Pemprov Banten. Diskominfo berperan sebagai service provider (penyedia layanan) sedangkan OPD sebagai service owner (pemilik layanan), sehingga tercipta koordinasi yang strategis.

Turut serta dalam menerima kunjungan tersebut antara lain Kabid Aplikasi Informatika dan Komunikasi Publik Amal Herawan Budhi, Sekretaris Diskominfo Suska Deswiyanto, Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Rosmawati, Kabid Persandian Statistik dan Layanan Pengadaan Dwi Yudo Siswanto, para Kasi/Kasubag Diskominfo dan unsur staff.