Diskominfo Gelar Rakor Percepatan Pencegahan Penyebaran Covid-19

Diskominfo Gelar Rakor Percepatan Pencegahan Penyebaran Covid-19
Diskominfo Gelar Rakor Percepatan Pencegahan Penyebaran Covid-19
Diskominfo Gelar Rakor Percepatan Pencegahan Penyebaran Covid-19
Diskominfo Gelar Rakor Percepatan Pencegahan Penyebaran Covid-19

Kota Serang - Dalam rangka menindaklanjuti Surat Keputusan Gubernur Nomor 443/Kep.114-Huk/2020 tentang Penetapan Kejadian Luar Biasa Corona Virus Disease (Covid-19) di wilayah Provinsi Banten, maka Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Banten menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pencegahan Penyebaran Covid-19 melalui video conference, di Ruang Rapat Command Center Bidang TIK - KP3B Curug Kota Serang, Kamis (23/04/2020).


Rakor tersebut diikuti oleh Kadis Kominfo Provinsi Banten, jajaran Eselon III, Eselon IV serta unsur staff dilingkungan Diskominfo, Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Ditjen APTIKA Kemenkominfo, Bappeda Provinsi Banten, Diskominfo Kabupaten/ Kota, Relawan TIK Pusat, Relawan TIK Banten dan para tenaga ahli dilingkungan Diskominfo.

Mengawali rapat tersebut, Kadis Kominfo Ir. Hj. Eneng Nurcahyati menyampaikan dua hal yaitu terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Provinsi Banten dan bagaimana sinergitas Pemerintah Provinsi Banten.

Adapun hal – hal yang disampaikan dalam Rakor tersebut bahwa, Covid-19 menjadi momentum terbaik bagi Diskominfo untuk dapat tampil terdepan melalui teknologi informasi dan komunikasi dalam melaksanakan perannya sebagai anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dan secara berkesinambungan harus dapat meningkatkan sinergitas yang lebih harmonis antara Kemenkominfo Republik Indonesia (RI), Diskominfo Provinsi dan Diskominfo Kabupaten/Kota, serta Relawan TIK.

Dalam rangka proses integrasi data yang menjadi peran Kominfo, sudah ada surat  dari Gugus Tugas Pusat yang menjadi dasar bagi Kominfo bergerak. Selain itu, pengalaman penanganan komunikasi publik terkait informasi Covid-19 harus menjadi dasar untuk  membangun  Information Crisis Management.

Dalam hal ini, Kemenkominfo RI menyiapkan data center Nasional yang dapat digunakan juga oleh Dinas Kominfo Provinsi dan Kabupaten/Kota yang belum memiliki data center. Kemenkominfo RI bersama Gugus Tugas Pusat telah membuat aplikasi Peduli Lindungi, selanjutnya Kemenkominfo RI juga telah meluncurkan layanan vicon.go.id dan sedang kembangkan aplikasi BLC (Bersatu Lawan Corona).

Terkait Relawan TIK Banten, agar terus bersinergi dengan Diskominfo Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk melahirkan kreativitas kegiatan yang terencana, sehingga dapat masuk dalam proses perencanaan di Bappeda. Relawan TIK Banten akan melaksanakan kegiatan NGAOs Covid-19, perlombaan lewat media online untuk anak-anak setara SD/SMP/SMA.

Pada kesempatan tersebut, Bappeda menyarankan agar dalam situasi saat ini optimalkan kegiatan yang ada di Diskominfo untuk dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat seperti halnya membangun aplikasi layanan yang sesuai dengan kondisi atau kebutuhan saat ini. Bappeda Provinsi Banten saat ini sedang  menyiapkan skema recovery economy pasca Covid-19.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah bahwa pemanfaatan infrastruktur dan aplikasi bisa dilakukan dengan cara berbagi pakai. Diskominfo Provinsi bersama Kabupaten/Kota akan mendorong atau mengupayakan integrasi aplikasi pelayanan publik, pengelolaan media sosial, pemanfaatan CCTV, dan pengamanan sistem informasi. Dalam hal ini, Diskominfo  memiliki tugas sebagai pengelola diseminasi informasi untuk menjamin terpenuhinya hak masyarakat (untuk mengetahui informasi), terkait hal ini dibutuhkan dukungan seluruh Organisasi Perangkat Daerah sebagai pemasok informasi sehingga kebijakan pimpinan dapat terjaga dan diterima masyarakat dengan cepat dan tepat.