Gubernur: “Kondusifitas Jelang Pemilu 2019 Harus Dipertahankan”

Gubernur: “Kondusifitas Jelang Pemilu 2019 Harus Dipertahankan”

Kota Serang - Gubernur Banten Dr. H. Wahidin Halim, M.Si., menghadiri apel siaga dalam rangka menyukseskan Pengaman Pemilu 2019 yang damai dan sejuk di wilayah Polda Banten, di Alun-alun Barat - Kota Serang, Selasa (23/10/2018). Dalam apel tersebut, Gubernur menyampaikan sekaligus mengingatkan agar suasana kondusif yang sudah terpelihara dengan baik, agar dapat dipertahankan sehingga mampu mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, tenang, dan berkualitas di Provinsi Banten.


 Apel dipimpin Kapolda Banten Brigjen (Pol) Teddy Minahasa yang diiikuti kurang lebih 1000 personel, terdiri dari unsur Bhayangkara Pembina Keamanan Ketertiban Masyarakat (BHABINKAMTIBMAS), Bintara Pembina Desa (BABINSA) dan Kepala Desa se-Provinsi Banten. Turut hadir Pj. Walikota Serang Ade Ariyanto, Bupati Serang Hj. Rt. Tatu Chasanah, SE., M.Ak., Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita, Ketua DPRD Banten H. Asep Rahmatullah, Komandan Korem (DANREM) 064/Maulana Yusuf (MY) Kol. Czi Budi Hariswanto.

 Gubernur mengatakan, apel siaga ini dilaksanakan atas gagasan dan inisiatif Kapolda Banten dan Danrem 064/Maulana Yusuf (MY) Kol. Czi Budi Hariswanto dalam rangka konsolidasi pengamanan pemilu 2019. Menurut Gubernur, BHABINKAMTIBMAS, BABINSA dan Kepala Desa adalah garda terdepan dalam menjaga wilayah teritorial, yang senantiasa mendapatkan informasi-informasi dalam rangka pencegahan dini berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pemilu 2019 nantinya.

 Menjelang pemilu eskalasi terus meningkat, tentunya sebagai garda terdepan yang ada di bawah harus betul-betul memasang telinga untuk mencermati keadaan yang berkembang di masing-masing desa/kelurahan. Pemprov bersama Kapolda dan Danrem 064/Maulana Yusuf Banten terus membangun koordinasi dan konsolidasi agar tidak kecolongan. Harus kita ketahui bahwa ada kelompok-kelompok mencoba merongrong kewibawaan pemerintah, yang ingin mengganti Pancasila sebagai Dasar Negara padahal Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) padahal sudah menjadi kesepakatan nasional yang sudah tidak dapat diganggu gugat, “tegas Gubernur.

 Lebih lanjutGubernur berharap agar BHABINKAMTIBMAS, BABINSA dan Kepala Desa sebagai garda terdepan harus memiliki jiwa patriotisme untuk menghadang berbagai isu-isu ideologi yang akan mengganggu stabilitas keamanan pemerintah. Seperti halnya tindakan terorisme dan penyalahgunaan narkoba yang terus merasuk serta merusak generasi muda.

 “Kewaspadaan kita harus ditingkatkan bersama-sama. Kita punya tanggung jawab, oleh karena itu berbagai komponen kekuatan harus kita lawan dan tanganiMari kita bangun sinergisitas dengan semua elemen kekuatan masyarakat yang ada. Karena dengan kondisi yang cukup kondusif saat ini, harus tetap dipertahankan,” terang Gubernur.